GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Renungan Hari Ini

“Kematian”

“Tetelestai”—sudah selesai, begitulah kata Tuhan Yesus dari atas salib ketika Ia akan menyerahkan nyawa-Nya. Kemudian dengan tenaga yang tersisa, Yesus Kristus pun berseru dengan suara nyaring, “Ya Bapa ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawa-Ku!” (Lukas 23:46). Demikianlah Yesus Kristus mati. Gempa bumi serta terbelahnya tabir Bait Suci (Matius 27:51) menjadi saksi mati-Nya Sang Mesias dan genapnya semua karya keselamatan Allah bagi manusia. Segenap perlambang dan nubuatan Perjanjian Lama yang menunjuk kepada semua penderitaan Sang Mesias telah terlaksana dan terjawab. Pemuasan murka Allah sudah terbalaskan dan memenuhi syarat keadilan Allah. Kristus sudah menjalani dan menyelesaikan tugas-Nya! Kini Ia siap untuk kembali kepada Bapa. Ia menyerahkan nyawa-Nya secara sukarela, bukan karena direnggut secara paksa dari-Nya. Ia membayar lunas pengampunan dan kehidupan ke dalam tangan Bapa-Nya. Penikaman lambung Yesus untuk memastikan kematian-Nya perlu dilakukan sebagai bukti kebenaran atas kebangkitan-Nya.

Kematian Yesus Kristus adalah tema utama dalam Injil Yohanes. Mulai dari awal Injil ini (Yohanes 1:29, 2:19, 3:14, 8:28, 10:11-18, 12:32) sampai akhirnya (19:28-37), Injil Yohanes berbicara tentang bagaimana Tuhan Yesus akan mati bukan sebagai suatu kebetulan, tetapi sebagai sebuah ketetapan Ilahi. Injil ini ditulis supaya kita percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kita—oleh iman kita—memperoleh hidup dalam nama-Nya (20:31). Kitalah alasan yang membuat Yesus Kristus menderita dan mati di kayu salib! Jangan ragukan Dia lagi! Dialah Tuhan dan Juruselamatmu! Pandanglah pada-Nya, akuilah Dia, dan terimalah hidup yang kekal dalam nama-Nya! [MS]

Yohanes 20:31
"...tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya."

Rekaman Khotbah Terbaru