GKY Sydney - Gereja Indonesia di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Renungan Hari Ini

Iblis Selalu Menanti Kesempatan

Bacaan Alkitab hari ini: 2 Samuel 24

Godaan Iblis perlu dihadapi bukan hanya dengan iman, tetapi juga dengan stamina (ketekunan). Jangan ber- pikir bahwa godaan Iblis hanya datang sekali, tetapi kita harus

senantiasa sadar bahwa godaan Iblis bisa datang lagi. Dalam 24:1 disebutkan bahwa TUHAN menghasut Daud. Akan tetapi dalam ayat yang paralel dengan ayat tersebut (yaitu 1 Tawarikh 21:1), disebutkan bahwa yang membujuk Daud adalah Iblis. Kata Ibrani yang diterjemahkan sebagai “Iblis” itu juga bisa diterjemahkan sebagai “musuh”. Mungkin saja “musuh” itu menunjuk kepada bangsa di sekitar kediaman bangsa Israel yang menjadi ancaman bagi mereka. Karena pasukan Israel telah mengalami dua kali pemberontakan, yaitu pemberon- takan Absalom (2 Samuel 15-18) serta pemberontakan Seba bin Bikri (2 Samuel 20), tidak mengherankan bila kemudian muncul ide untuk menghitung ulang jumlah pasukan Israel. Akan tetapi, menghitung jumlah pasukan ini juga berarti bera- lih dari bersandar kepada Tuhan menjadi bersandar kepada ke- kuatan pasukan. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa inisiatif melakukan sensus berasal dari bujukan Iblis, sedangkan Allah “menghasut” dalam arti mengizinkan hal ini terjadi.

Apakah Anda menyadari bahwa Iblis selalu berusaha mencari kelemahan kita dan berusaha membuat kita jatuh ke dalam dosa? Apakah Anda meyakini bahwa bersekutu dengan Tuhan melalui doa dan pembacaan Alkitab serta bersekutu dengan saudara seiman merupakan dua hal yang akan membentengi kita dari godaan Iblis? Riwayat Raja Daud memperlihatkan bah- wa godaan Iblis bisa berlangsung berulang-ulang karena Iblis tidak pernah merasa puas sebelum bisa membuat anak-anak Allah jatuh ke dalam dosa. [P]

Lukas 4:13

“Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu,
ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.”