GKY Sydney - Gereja di Sydney yang Mulia dan Misioner

Gereja Kristus Yesus di Sydney AustraliaTransformational Church ~ Transforming people to transform the world (2 Kor 3:18)

Navigation

Masalah Hidup Tidak Seperti Matematika

Manusia itu unik, tidak ada dua orang yang sama persis. Masalah yang dihadapi juga tidak seragam. Itulah sebabnya, nasihat dalam 26:4 nampak bertentangan dengan nasihat dalam 26:5, padahal kedua nasihat tersebut sama-sama dimaksudkan untuk menghadapi orang bebal.

Dua nasihat yang saling bertentangan di atas menunjukkan bahwa tidak ada situasi yang sama persis, yang membuat kita harus selalu bertindak sama. Perbedaan antara nasihat dalam 26:4 dan 26:5 itu disebabkan karena situasi yang dihadapi berbeda. Dalam 26:4, perkataan si orang bebal tidak perlu ditanggapi, sedangkan perkataan si orang bebal dalam 26:5 harus ditanggapi. Bila perkataan yang pertama ditanggapi, kita akan kelihatan sama bebal dengan si orang bebal. Akan tetapi, bila perkataan kedua tidak ditanggapi, si orang bebal bisa melakukan sesuatu yang seharusnya tidak boleh dia lakukan.

Dalam kehidupan kita, tidak jarang kita menghadapi situasi-situasi seperti itu yang mengharuskan kita melakukan dua hal yang berbeda, yaitu saat menghadapi dua orang yang berbeda dengan situasi yang mirip atau saat menghadapi orang yang sama dalam dua situasi yang berbeda.

Masalah hidup tidak seperti masalah matematika yang hanya memiliki satu solusi (solusinya sudah tertentu). Cara seseorang belajar belum tentu cocok bila ditiru oleh orang lain. Cara seseorang mendidik anak belum tentu cocok bila diterapkan dalam keluarga lain. Seseorang yang berhasil mengembangkan usaha tertentu belum tentu berhasil saat mengembangkan usaha yang lain. Oleh karena itu, kita tidak selalu bisa meniru orang lain. Kadang-kadang kita perlu mencoba sesuatu dengan cara yang berbeda dengan orang lain. [P]

Amsal 26:4-5
"Jangan menjawab orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan engkau sendiri menjadi sama dengan dia. Jawablah orang bebal menurut kebodohannya, supaya jangan ia menganggap dirinya bijak."

Rekaman Khotbah Terbaru