GKY Sydney Transformational Church - Transforming People To Transform World
Transformational Church - Transforming People To Transform World
blog.jpg

Blog

Youth The SALT Retreat 2017 "GPS: Grow, Pursue, Seek"

Kebangunan rohani adalah hal yang sangat penting bagi setiap individu, tidak terkecuali anak-anak muda. Oleh anugerah Tuhan yang luar biasa, tahun ini Youth GKY Sydney diijinkan untuk mengadakan retreat khusus untuk para pemuda untuk yang pertama kalinya pada tanggal 6-8 Oktober 2017. Apa makna GPS yang mempunyai kepanjangan Grow, Pursue, and Seek? Mari simak di bawah ini. :)

Tema Retreat Youth 2017 - GPS : Grow, Pursue, Seek

Tema Retreat Youth 2017 - GPS : Grow, Pursue, Seek

Day 1


Kami  berkumpul dan berangkat bersama menuju tempat Retreat kami yaitu Uniting Venues, Elanora Heights. Setelah kira-kira 90 menit perjalanan naik bus dari Sydney, sampailah kami di tempat Retreat. Kami disambut oleh panitia yang menyediakan makan malam. Setelah makan malam dan pembagian grup, sesi pembuka malam itu pun dimulai. Diawali dengan puji-pujian yang dipimpin oleh ketua Retreat kita, Sdr. Bli Recky. Puji-pujian yang kami nyanyikan benar-benar berhasil menyatukan kami semua sehingga kami menjadi lebih akrab satu sama lain. Atmosfir kebersamaan mulai sungguh dirasakan oleh anak-anak muda.

Sesi pembuka difasilitasi oleh GI. Fonce Wikarsa. Disana GI. Fonce menyampaikan secara garis besar mengenai sesi-sesi berikutnya yaitu sesi Grow, Pursue, dan Seek yang akan dibawakan oleh Pdt. Dedy Wikarsa pada hari-hari selanjutnya. Sangat amatlah penting untuk memahami tujuan Retreat Youth kita tahun ini. Tujuan utama kita bukanlah sekadar kebersamaan, tetapi untuk lebih bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, mengejar kekudusan, dan mencari jiwa yang hilang. Dalam sesi pembuka ini kita diharapkan dan diingatkan untuk mengikuti rangkaian sesi-sesi berikutnya dengan hati yang penuh kerinduan akan Firman Tuhan.

Acara dilanjutkan dengan pembuatan yel-yel salam kelompok dan Ice breaking. Seperti arti kata Ice breaking, games yang dimainkan sungguh "memecahkan es" dan membawa kehangatan di tengah-tengah kami. Tak lupa, yel-yel nasional Retreat Youth kita yang berbunyi "Youth The Salt?? Grow, Pursue, Seek, Yess!!" yang terus menerus dikumandangkan sepanjang Retreat kami berlangsung. 
 

Acara berlangsung hingga kira-kira pukul 23.30. Hari pertama pun berakhir dan sudah memberikan kesan yang mendalam di dalam hati kami.

DAY 2


Setelah morning devotion bersama teman-teman sekamar dan sarapan, hari kami pun dimulai. Diawali dengan berfoto bareng di "Bukit Golgota" dengan dress code hitam dan topi kebanggaan kami 'SALT'.

Sesi pertama pun dimulai. Sesi pertama kami adalah "Grow: Grow in The Knowledge of God". Dalam sesi ini kami diingatkan kembali akan pentingnya pertumbuhan secara rohani. Bagaimana caranya? Pdt. Dedy Wikarsa mengupas dengan terperinci bagaimana seharusnya kita anak-anak Allah memiliki kerinduan untuk lebih mengenal Bapa kita. Caranya adalah dengan berkomitmen untuk membaca Firman Tuhan dan berusaha lebih mengenal Dia. Pertumbuhan kerohanian secara pasti akan memindahkan kita perlahan namun pasti dari kehidupan yang self-centered ke kehidupan yang Christ-centered. Melalui sesi ini iman kami semakin dikuatkan dan dibangun kembali.

Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,..
— 1 Petrus 2:2

Dilanjutkan dengan games dan CTA (Cerdas Tangkas Alkitab) yang menguji seberapa jauh anak-anak Tuhan mengenal Firman Tuhan. Melalui games ini, kita menjadi semakin menyadari tentang pengetahuan dan pengenalan diri masing-masing dalam mempelajari Alkitab. 


Setelah makan siang, dilanjutkan dengan sesi kedua, yaitu "Pursue: Pursue The Holiness". Anak-anak Tuhan harus hidup kudus sebagaimana Bapa kita adalah Kudus adanya. Pertumbuhan rohani yang baik pasti akan membuat kita hidup di dalam kehendak-Nya. Hidup kudus adalah sesuatu yang membedakan anak-anak terang dengan anak-anak dunia. Sesi ini menegur kita untuk selalu hidup dalam kekudusan itu.

Anak Tuhan yang berhasil hidup di dalam kehendak Tuhan adalah mereka yang punya kerinduan bertumbuh dan hidup kudus, tekun mengejar (pursue) kekudusan itu, dan menjadikan kekudusan sebagai kesukacitaan di dalam Tuhan..
— Pdt. Dedy Wikarsa

Selanjutnya, Outbond pun dimulai. Permainan-permainan dalam outbond membakar semangat kami dan semakin mengajarkan kami tentang kesabaran, kekompakan, pengorbanan, saling percaya, toleransi, saling mendukung dan mendorong satu sama lain, dan pastinya membuat kami lebih dekat dengan saudara-saudara seiman kami.
Walaupun sudah seharian mengikuti sesi dan outbond, semangat kami tetap berkobar. Dibuktikan dengan acara terakhir di hari itu yaitu talent show. Semua kelompok memberikan penampilan yang terbaik dan kami semua terkesima akan talenta yang sudah Tuhan berikan kepada kami.

Day 3

Seperti biasa, pagi kami diawali dengan morning devotion. Dilanjutkan dengan senam pagi yang dibawakan oleh Personal Trainer kita, Sdr. Franki, lalu kami sarapan. Kelelahan yang kami rasakan karena hari sebelumnya pun hilang karena sudah disegarkan dengan makanan jasmani dan rohani. Diselipkan dengan games terakhir, lalu kami bersiap-siap untuk sesi terakhir pada Retreat kami ini.

Tibalah kami pada ibadah yang mengupas tentang sesi terakhir yaitu Seek: Seek the lost. Diawali dengan Ibadan, lalu masuk ke dalam sesi. Kami diajarkan tentang betapa pentingnya mencari jiwa yang belum mengenal Allah. Dalam Yoh 17:18 Yesus berdoa dan berkata kepada Bapa bahwa sebagaimana Tuhan mengutus Yesus ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia yang berdosa maka Yesus juga mengutus setiap orang percaya ke dalam dunia untuk memberitakan Injil agar orang berdosa dapat diselamatkan. Kita adalah utusan dan rekan kerja Yesus. Melalui sesi ini kita diingatkan akan tanggung jawab dan tugas kita sebagai pengikut Kristus yang sudah mengenal Allah.

Pernyataan iman yang tertinggi di dalam kehidupan orang Kristen adalah giat mengabarkan Injil. Mengapa? Karena menunjukkan bahwa kita sungguh percaya apa yang diimani adalah benar dan dia ingin semua orang bisa diselamatkan dari kebinasaan yang mengerikan di dalam api yang kekal.
— Pdt. Dedy Wikarsa

Setelah diskusi kelompok, tibalah kami pada penghujung acara Retreat GPS ini. Retreat diakhiri dengan puji-pujian, lalu pengumuman pemenang kelompok serta King and Queen.

 

Meskipun Retreat sudah berakhir, tapi pertumbuhan iman dan persaudaraan kami tidak akan pernah berakhir. :)

Youth The Salt? GROW. PURSUE. SEEK. YES!
WE ARE THE SALT

WE ARE THE SALT

Emanuela Leoni