Panglima yang Mengatur Strategi

Bacaan Alkitab hari ini:

1 Tawarikh 13-14

Setelah Daud diurapi menjadi raja, bangsa Filistin tidak tinggal diam, tetapi terus berupaya untuk mengalahkannya. Raja Daud menyadari hal itu, sehingga ia maju untuk menghadapi mereka. Mengapa Raja Daud berani menghadapi orang Filistin? Daud tidak merasa takut karena dia mempercayai “Sang Panglima” yang mengatur strategi, yaitu TUHAN. Setidaknya dua kali orang Filistin menyerang dan Sang Panglima memakai dua strategi yang berbeda untuk dilaksanakan oleh Raja Daud. Strategi pertama adalah maju secara langsung untuk melawan orang Filistin secara terbuka di medan perang (14:10–11). Strategi kedua adalah mengelilingi orang Filistin (membuat gerakan melingkar untuk mengepung), lalu menyerang mereka (14:14–15). Melalui kedua strategi ini, Sang Panglima menjanjikan kemenangan (menyerahkan musuh ke tangan Daud, 14:10). Allah sendiri yang keluar bertempur di depan Raja Daud (14:15). Perhatikan bahwa sikap Raja Daud adalah datang, bertanya, mendengar, dan menaati TUHAN.

Bagaimana Anda bersikap saat Anda menghadapi tantangan hidup? Apakah keberanian Anda hanya didasari oleh “modal nekat”? Atau sebaliknya, Anda datang kepada TUHAN, Sang Panglima yang mengetahui strategi yang paling tepat untuk mengatasi tantangan hidup karena Dialah yang mengetahui kelemahan dan kekuatan “lawan”?Bila Anda mencari pertolongan TUHAN, mungkin TUHAN akan mengungkapkan strategi jitu yang mengejutkan.Apakah Anda mau datang untuk menanyakan strategi yang tepat kepada Sang Panglima dan apakah Anda mau mendengar, dan menaati Tuhan? Bila Anda bersedia datang mencari pertolongan TUHAN dan Anda bersedia menaati Dia, Anda akan meraih kemenangan! [R]

Amsal 21:30-31
“Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN. Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.”