GKY Sydney Transformational Church - Transforming People To Transform World
Transformational Church - Transforming People To Transform World
gema.jpg

GEMA

Renungan Harian GEMA GKY Sydney

Raja yang Mendua Hati

Bacaan Alkitab hari ini : Yeremia 38

Pernahkah Anda melihat permainan tentang seorang yang ditutup matanya serta mendengar perintah yang berbeda dari dua orang, dan ia akan kalah bila memilih suara yang salah? Seperti itulah situasi nyata yang dihadapi raja Zedekia. Ironisnya, ia kalah bukan hanya karena salah memilih suara, melainkan karena sengaja mengabaikan suara yang benar. 

Suara pertama yang menarik perhatian Zedekia datang dari Yeremia yang terus memperdengarkan suara Tuhan di mana pun dan dalam kondisi apa pun (38:1-3). Suara kedua berasal dari para pemuka Yehuda yang merasa terganggu oleh perintah dan peringatan Tuhan dan menginginkan Yeremia mati, karena suara Yeremia dinilai merugikan bangsa Yehuda (38:4, 6). Raja Zedekia bimbang memilih antara suara Yeremia dan suara para pemuka Yehuda. Ia menyetujui usulan para pemuka itu (38:5), namun—secara sembunyi-sembunyi—ia menyelamatkan nyawa Yeremia (38:7-13) dan meminta petunjuk Yeremia. Sayangnya, petunjuk Yeremia hanya dia dengar dan tidak ia taati (38:24- 28). Sikap bimbang dan mendua hati ini menuntun bangsanya pada kekalahan oleh Babel, bahkan pada kemalangan yang membuat akhir hidupnya tragis (pasal 39). 

Saat ini, banyak orang yang menilai bahwa kebenaran Alkitab itu tidak absolut (mutlak). Sebagian besar isi Alkitab dianggap sudah tidak cocok, bahkan bisa merugikan. Oleh karena itu, seharusnya Anda setiap bangun pagi harus bertekad, “Hari ini saya tidak mau bimbang seperti Zedekia. Hari ini saya mau belajar mendengar—bahkan akan memperdengarkan—suara Tuhan,” niscaya suara Tuhan akan menuntun Anda menuju kemenangan, yakni tetap bersaksi dan tetap memuliakan nama Tuhan dalam segala keadaan. [ICW]

“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang ber dosa! 
dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!” 
Yakobus 4:8